Agenda Paroki

S M T W T F S
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31 1 2 3 4

Login Email

We have 692 guests online
HARI MINGGU ADVEN IV 2017 PDF Print

 

Menemukan dan Mengalami Kasih Karunia Allah

 

Bacaan liturgi : 2Sam. 7:1-5,8b-12,14a,16; Mzm. 89:2-3,4-5,27,29; Rm. 16:25-27; Luk. 1:26-38

 

adven-4-par-lumiere-300x199

 

 

Saudara-saudariku terkasih, tidak terasa kita telah berada pada minggu Adven yang ke IV. Dan minggu Adven IV kali ini agak unik karena dirayakan pada hari  yang sama dengan vigili Malam Natal! Namun demikian kedua perayaan ini memiliki hubungan yang erat satu sama lain! Keduanya berbicara tentang Yesus yang lahir ketengah dunia dan manusia melalui Bunda Maria, seorang Perawan Nasaret! Tema khotbah kita pada pekan Adven IV ini adalah menemukan dan mengalami Kasih Karunia Allah! Dalam bacaan pertama kita membaca, mendengarkan dan merenungkan   bagaimana Allah memberikan kasih KaruniaNya kepada Daud hambaNya! Oleh karena kasihNya, Allah telah menjadikan Daud berkecukupan bukan hanya secara jasmani saja: seperti rumah, dll, tetapi juga rohani yaitu bagaimana Allah memberkati keluarga Daud dan memberinya kehormataan, namanya akan dimasyurkan dan kerajaannya akan kokoh sampai selama-lama! Namun demikian Tuhan mengharapkan agar Daud tidak lupa diri atau menganggap diri mampu dan sombong! Sebaliknya Allah menghendaki agar Daud rendah hati dan tahu bersyukur dihadapan Allah! Pesan bacaan pertama adalah kalau ingin menemukan dan mengalami kasih karunia Allah, belajarlah bersyukur dan rendah hati dihadapan Tuhan!

Bacaan yang kedua, kepada umat di Roma, Paulus mengingatkan betapa besar Kasih Allah sehingga rahasia yang berabad-abad lamanya disingkapkan oleh Allah, dalam diri Yesus PutraNya! Allah menghendaki agar dengan penyataan rahasia atau kasih karunia Tuhan jemaat Roma menjadi taat kepada Allah dan menjadikan Kristus Yesus sebagai segala-galanya! Untuk dapat menemukan kasih karunia Allah itu dibutuhkan ketaatan iman! Bukan hanya syukur dan kerendahan hati, tetapi juga ketaatan padaNya dan segala kehendakNya!

Dalam bacaan Injil kita mendengarkan dan merenungkan bagaimana proses yang dialami Bunda Maria, sampai akhirnya Kasih Karunia Allah dinyatakan lewat dirinya yang sederhana! Bagian pertama dari proses itu adalah perjumpaan dengan Malaikat Tuhan! Perjumpaan yang tidak biasanya, perjumpaan yang unik! Dalam perjumpaan itu kita melihat keterbukaan Maria kepada utusan Allah! Semula ada rasa takut, namun ketakutan diubah dengan pengharapan takkala Maria menyadari akan warta Allah melalui Malaikat itu! Maria menjadi semakin siap dan terbuka akan rencana itu, meskipun mulanya Ia tidak mengerti, tapi Roh Kudus akan melakukan semuanya! Dan sikap Maria yang terakhir, dalam proses percakapan itu adalah, Bunda Maria pasrah, Ia menyerahkan semuanya pada rencana Allah. Dengan iman yang mantap Maria berujar, Aku ini hamba Tuhan terjadilah padaku menurut perkataanMu itu. Kata - kata yang sederhana, namun menunjukan siapakah Maria dan segala kualitas imannya, yang pasrah pada segala kehendak Tuhan! Kita menemukan kerendahan hati Maria dihadapan Allah! Pada akhirnya Maria menemukan dan mengalami sukacita besar, Ia mengandung dari Roh Kudus, Ia  melahirkan seorang Putera, Immanuel namaNya, Tuhan beserta kita! Maria memberi teladan pada kita untuk dapat menemukan dan mengalami kasih karunia Allah, hendaklah kita menjadi pribadi yang pasrah dan terbuka pada kehendak Allah!

Akhirnya untuk menemukan dan mengalami kebaikan Allah dibutuhkan sikap; rendah hati, taat kepada kehendak Allah, keterbukaan untuk berjumpa dengan Allah dengan menyerahkan diri sepenuhnya pada penyelenggaraan Ilahi, Aku ini hamba Tuhan terjadilah padaku menurut perkataanMu.

 

(Pastor Hironimus Ronny Dahua MSC)

Last Updated on Sunday, 24 December 2017 14:57
 


Powered by Joomla!. Designed by: moodle hosting semi dedicated server hosting Valid XHTML and CSS.